welcome.................

selamat datang di blog q...................
masih belajar sih...tapi semoga bermanfaat................
Tampilkan postingan dengan label biografi phytagoras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biografi phytagoras. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 April 2011

biografi phytagoras dan pemikirannya

PHYTAGORAS
• Biografi phytagoras
Pythagoras (582 SM – 496 SM) -dalam bahasa Yunani: Πυθαγόρας- adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoremanya dan dikenal sebagai pendiri sekolah filsafat yang bertahan hingga 200 tahun lamanya, serta berpengaruh kuat terhadap perkembangan pemikiran Yunani. Dikenal sebagai pula sebagai "Bapak Bilangan", dia memberikan sumbangan yang penting terhadap filsafat dan ajaran keagamaan pada akhir abad ke-6 SM.

Phytagoras lahir di pulau Samos, di daerah Ionia. Pythagoras adalah anak Mnesarchus, seorang pedagang yang berasal dari Tyre. Pada usia 18 tahun dia bertemu dengan Thales. Thales, seorang kakek tua, mengenalkan matematika kepada Pythagoras lewat muridnya yang bernama Anaximander, namun yang diakui oleh Pythagoras sebagai guru adalah Pherekydes. Dalam tradisi Yunani, diceritakan bahwa ia banyak melakukan perjalanan, diantaranya ke Mesir, Babylon dan diperkirakan sampai ke India. Perjalanan Phytagoras ke Mesir merupakan salah satu bentuk usahanya untuk berguru, menimba ilmu, pada imam-imam di Mesir. Konon, karena kecerdasannya yang luar biasa, para imam yang dikunjunginya merasa tidak sanggup untuk menerima Phytagoras sebagai murid. Namun, pada akhirnya ia diterima sebagai murid oleh para imam di Thebe. Disini ia belajar berbagai macam misteri. Selain itu, Phytagoras juga berguru pada imam-imam Caldei untuk belajar Astronomi, kepada para imam Phoenesia untuk belajar Logistik dan Geometri, kepada para Magi untuk belajar ritus-ritus mistik, dan dalam perjumpaannya dengan Zarathustra, ia belajar teori perlawanan. Di Babylon, teristimewa, Pythagoras menjalin hubungan dengan ahli-ahli matematika. Diperkirakan Pythagoras sudah melihat 7 keajaiban dunia (kuno), dimana salah satunya adalah kuil Hera yang terletak di kota kelahirannya. Sekarang, kuil Hera sudah runtuh dan hanya tersisa 1 pilar yang tidak jauh dari kota Pythagorian (namanya dipakai untuk mengenang putra terbaiknya). Menyeberangi selat dan beberapa mil ke utara adalah Turki, terdapat keajaiban lain yaitu: Ephesus.
Selepas berkelana untuk mencari ilmu,